Katanya, ini facebook milik Tuhan
Kalian tau, lama sudah aku mengagumi-Nya
Ku tambahkan Ia sebagai temanku, lekas diterima
Ku tambahkan Ia agar berhubungan dekat denganku, lekas diterima
Bahagianya aku mendapat respon sekilat itu, ku semakin yakin itulah Kau Tuhan
Aku yakin, ini memang facebook milik Tuhan
Setiap hari ku buka profilnya,
Ku colek Dia agar tau bahwa setiap itulah aku mengingatnya, sekalipun harus mencari-Nya di daftar pencarian dari ribuan teman facebookku
Ku tulis sesuatu di dindingnya untuk menyapa, “Assalamu’alaikum Ya Rabbi…”
Ku kirim pesan pribadi padanya berisi curahan hati dan keluh kesah masalahku ketika ku sadar Kaulah yang mampu meresponku secepat kilat
Karena aku tak sabar untuk menunggu, karena ku tak sabar untuk bersabar
Tapi, apa benar itu facebook Tuhan?
Karena seperti tak ada tanda kehidupan disana
Dindingku yang tak terbalas olehnya
Colek balik yang tidak aku terima darinya
Atau bahkan kalimat-kalimat yang mampu ku eja dari semua keluh kesah curahan hati pada pesan pribadiku pada-Nya sebagai balasan dari itu semua
Aku bingung ya Tuhan…
Harus berbuat apa melalui facebookmu agar kau merasakan adanya aku, mengenal aku dekat, dan dengan kilat meresponku seperti waktu dulu
Engkau dimana ya Tuhan?
Ketika aku mengisak sembari mengupdate statusku, berharap Engkau akan mengomentarinya dengan berbagai saran dan solusi
Nyatanya tak kutemukan facebookmu berkomentar dari sekian orang yang mengomentarinya
Kenapa malah orang-orang tak ku kenal memberikan saran yang hebat padaku
Ku katakan, “terimakasih semuanya”
Mereka katakan, “Tuhan mengirimkan kami untukmu…berterimakasih lah pada-Nya”
Terima kasih, ya Tuhan…aku tau, itu memang benar facebook milik Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan tinggalkan komentar :)